Jumat, 10 Desember 2010

aq gay sahabat qu pria 100% normal namun kita bercinta

Bagian 1.


kisah ini berawal saat aku bekerja di salah satu perusahaan music di Karawang
kejadian ini terjadi di tahun 2005 tepat di bulan ramadhan
awal mula aku mulai menyukai sesama jenis, berawal dari pergaulan aku yang melampaui
batas.. dunia malam yang menjerumuskan aku sehingga aku menjadi seperti sekarang
tapi itulah kehidupan tidak ada yang bisa tau seperti apa kita nantinya.. 
yang aku tau sekarang aku jalani saja kehidupan ini seperti air yang mengalir.

awal mula kisah ini berawal di saat aku menjadi karyawan salah satu perusahaan music di karawang
aq sosok anak muda yang sedikit agak sulit menyesuaikan dengan lingkungan kerja yang baru
hari pertama saya bekerja saya lewati dengan santai dan lebih banyak menyapa para senior saya di perusahaan itu. ya walaupun terkadang ada juga senior yang sombong dan suka nya perintah perintah saja
padahal diri cara kerja sendirinya sama sekali tidak patut di contoh oleh anak baru seperti aku..
ya itu lah resiko menjadi anak baru selalu di manfaatkan oleh sang senior


hari demi hari saya lalui dengan tetap semangat dan mengutamakan hasil kualitas kerja yang dihasilkan
namun semakin hari rasanya saya semakin tidak nyaman bekerja di perusahaan ini
entah apa yang membuat para kaum adam di perusahaan ini seperti tidak bersahabat dengan aku
namun saya tidak ambil pusing dengan orang  yang tidak suka akan diri saya
tapi tuhan maha adil sekian banyak orang yang tidak menyukai saya 
namun ada satu orang senior yang super super ramah, tampan, tinggi pula,
entah kenapa jika saya melihat dia, otak saya yang tadi panas dan kacau
mendadak menjadi tenang dan terasa nyaman, padahal senior yang baik itu
hanya memberi seutas senyuman. ingin sekali saya menyapa dia,
berjabat tangan dengan dia dan berkenalan dengan dia,.. namun waktu belum mengijinkan
saya untuk bisa lebih dekat dengan senior yang baik itu,



waktu itu disaat jam kerja
saya sudah tidak tahan dengan persaingan yang tidak sehat di lingkungan saya kerja
saya merasa semakin menjadi emosional dan menjadi pemberontak
ibarat kata pepatah kesabaran orang itu ada batasnya, 
semakin hari pekerjaan saya semakin kacau, banyak barang yang rusak, 
hari itu saya menjadi bulan bulanan kemarahan atasan saya
sampai sampai saya di bilang tidak bisa menjalankan pekerjaan dengan baik,
namun sudahlah saya hanya cukup mendengar dan mendengar saja
mungkin memang sudah nasib nya menjadi bawahan selalu disalahkan
jika terjadi kesalahan yang fatal,



siang itu  saya hanya bisa tunduk kan kepala saya.. hati ingin sekali membalasnya tapi saya rasa 
sangat tidak mungkin, karena saya sangat butuh pekerjaan ini. demi keluarga saya
saya ikhlas dengan apa yang terjadi pada saya di tempat saya kerja,..
saat itu saya hendak membawa beberapa hasil barang kerja yang sudah ok
lalu saya bergegas melangkah membawa barang itu dengan roda besi ke gudang
untuk di panaskan lagi untuk hasil yang lebih baik,

ditengah perjalanan ini, langkah saya bisa dibilang tidak begitu bersemangat,
hari itu kacau tak henti hentinya saya menjadi bulan bulanan atasan saya
tidak dipikirkan namun terpikir juga, omongan atasan itu ibarat senapan
laras panjang yang menusuk kedalam jantung,..
semua itu bikin konsentrasi saya buyar,.. 
dan ternyata lagi lagi saya kena masalah...akibat jalan saya melamun  tanpa sengaja 
roda yang say dongor itu menabrak mesin yang ada di hadapan saya..
sontak saja mata saya langsung ternganga  karena lagi lagi saya bikin masalah
barang yang sudah ok saya bikin terjatuh hingga rusak,..
ditambah lagi menabrak mesin operator lain di depan saya,,
ya tuhan kaki ini serasa mati rasa,. taterbayang jika saja atasan saya melihat kejadian itu
mkin akan menjadi neraka hari itu buat saya,. bagai mana tidak karena kesalahan yang saya perbuat sudah terlalu banyak dan sudah fatal sekali,.. ingin sekali mengis rasanya hari itu
karna saya sudah kuat menampung masalah yang terlalu banyak hari itu,..


lalu saya cepat cepat membereskan barang barang saya yang terjatuh akibat menabrak tadi.
taterasa air mata pun jatuh menetes disaat saya jongkok hendak mengambil barang yang terjatuh..
namun disaat tangan saya menyentuh  barang yang terjatuh itu.
ternyata ada tangan lain pula yang hendak membatu saya..
suasana yang tadi kacau dan hancur,.. mendadak menajdi damai dan sangath bahagia
karena ternyata tangan itu adalah tangan seseorang yang paling ramah diantara 
sekian bnyk orang di perusahaan itu,,


ternyata dia sudah mengetahui apa yang terjadi dengan diri saya yang seharian itu 
menjadi bulan bulanan atsan saya.. dan dia pun melihat ada air mata yang terjatuh di kelopak mata saya
belum sempat saya mengucapkan beberapa kata.. untuk meminta maaf karna telah menabrak
mesin kerjanya dia... namun keduluan oleh dia.. yang lebih dahulu berbicara
pikir saya dia akan marah... hemmmhhh namun ternyata tidak sama sekali
dia berkata " sudah tenang saja gausah khawatir seperti itu tenang yah sudah qm cepetan taruh saja barang yang rusak itu ketempat penyimpanan barang yang rusak ... sebelum ketahuan oleh yang lain..
dengan cepatnya dia membatu saya menaikan kembali barang barang yang terjatuh itu
ke roda... selesai membantu membereskan barang barang yang jatuh itu
dia menepuk bahuku. sambil berucap,. sudah qm jangan sedih seperti  itu
omongan atsan jangan terlalu dimasukin ati,.. mereka terkadang memang suka kelewatan kalo marah
ok lain kali hati hati ya kalo jalan.. ysudh saya kembali kerja dulu ya.. 


bodoh saya tidak bisa berkata kata sedikitpun di hadapan dia
hanya bisa senyum senyum saja..dan bilang ia ia ia dan ia..
bahkan minta maav saja belum sempat saya ucapkan pada dia.. menyesal sekali
saya hanya bisa melihat sang senior yang super tampan dan baik hati itu
melangkah pergi meninggalkan saya yang masih bengong sendiri,
karna tidak menyangka orang yang saya kagumi dia lah orang yang telah menolong
dan berusaha menenangkan saya... ya tuhan terimakasih 
karna engkau telah kirim saya malaikat terindah di siang yang panas itu..
terimakasih tuhan... karna dia lah yang bisa buat aku semngat bekerja di perusahaan ini,.
lalu saya melangkah dengan penuh kebahagian..
hilang semua berat beban yang tadi menumpuk karena senyuman dia..


bersambung.. kebagian 2


5 komentar:

  1. Hmmm, apakah dia tetap normal ya setelah mau bercinta?

    BalasHapus
  2. Klik ini ○♥☞ http://q.gs/52B1c ☜♥○
    Buat kamu yang suka liat foto" hot
    Dan baca cerita gay

    BalasHapus
  3. mana bagian kedua nya

    BalasHapus